Header Ads


Warga NU Berduka Atas Meninggalnya KH Abdul Gofir Nawawi


NUlondalo.online, (Gorontalo) - Innalillahi Wa Inna Illahi Rojiun. Warga Nahdalatul Ulama Gorontalo berduka atas wafatnya KH. Abdul Ghofir Nawawi. Informasi wafatnya sang Kyai beredar dibeberapa grup whatsapp dan pesan singkat admin redaksi nulondalo online. Dalam pesan tersebut mengabarkan bahwa KH Abdul Ghofir Nawawi baru saja mengembuskan nafas terakhir pada pukul I3: 25 Wita di Rumah Sakit Pohuwato, Senin (20/05/2019).

Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Safiiyyah itu meninggal pada usian 69 tahun. Almarhum meninggalkan seorang anak dan 4 orang cucu. Sang istri Mahani Suweleh Binti Abdullah Suweleh telah mendahuluinya pada tahun 2006 silam menghadap sang khalik. 

Sebelumnya, KH Abdul Ghofir Nawawi merupakan santri dari Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Dia mendirikan Pesantren Salafiyah Syafi’iyah pada tahun 1976. Di sisi lain, KH Abdul Ghofir Nawawi dikenal sebagai salah satu tokoh agama yang paling dihormati baik di Kabupaten Pohuwato maupun Provinsi Gorontalo pada umumnya. Itu karena perjuangannya, khususnya dalam dunia pendidikan.

Bahkan atas perjuangannya itu, pria asli Cirebon, Jawa Barat itu diberi penghargaan dari Kementerian Agama RI. Kabar duka ini pun sudah tersebar di media sosial. Tak sedikit warganet mengucapkan belasungkawa atas kepergian Rais Syuriyah PWNU Gorontalo itu. (Redaksi)




No comments

Powered by Blogger.