Header Ads


Galang Parenrengi Pimpin PK PMII UNG

Ketua PK PMII UNG, Galang Parenrengi dan Ketua KOPRI UNG, Zahra M. Monoarfa. Foto : Rodney

Nulondalo.Online, Kota Gorontalo - Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke XXIV di Aula Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNG, Kamis (11/3).

Ketua Panitia RTK, Ekry Gobel, mengatakan seluruh Anggota/Kader PMII UNG hadir untuk menyukseskan pemilihan Ketua baru PMII di Komisariat tersebut, serta dibuka lansung oleh Ketua Cabang PMII Kota Gorontalo, Apriyanto Rajak.

”Totalnya, ada tuju (7) Rayon PMII di Komisariat UNG, dan semuanya hadir dalam RTK ini, yaitu Rayon Proletar (Fakultas Pertanian), Rayon MIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), Rayon FIS (Fakultas Ilmu Sosial), Rayon Usman Kaharu (Fakultas Ilmu Pendidikan), Rayon Fekon (Fakultas Ekonomi), Rayon FSB (Fakultas Sastra dan Budaya), dan Rayon Persiapan Fakultas Hukum,” ujar Ekry.

Wakil Ketua I PC PMII Kota Gorontalo, Fergian R. Olii, mengimbau seluruh Anggota/Kader Rayon PMII se-UNG agar bahu-membahu dalam mengembangkan PMII di Komisariat tersebut. Ia berharap, Ketua Komisariat yang baru terpilih harus lebih unggul dari Ketua sebelumnnya.

“Jangan hanya habis di RTK saja dan setelah itu vakum lagi,” tutur Fergian.

Menanggapi hal itu, Galang Parenrengi menargetkan di awal kepengurusannya, akan melakukan pendataan kembali Anggota/Kader PMII UNG, mengonsolidasikan terlaksananya Pelatihan Kader Dasar (PKD) serta meningkatkan pemahaman Anggota/Kader PMII terhadap Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai Manhajul Fikr.

“Dalam mengembangkan PMII UNG ke depan, silaturahmi antara Anggota/Kader di setiap Rayon harus ada. Dalam seminggu, minimal satu kali kita berkumpul, itulah yang hilang di internal kita,” kata Galang.

Terkait polemik Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XX PMII Kota Gorontalo, ia menegaskan Apriyanto Rajak adalah Ketua terpilih yang sah dan akan selalu berkoordinasi selama kepengurusannya.

"Bagaimana bisa dianggap sesuai produk hukum PMII dan mekanisme persidangan, jika lanjutan Sidang Pleno IV hanya digelar di kos-kosan, bukan dilokasi Konfercab. Itu pun hanya dihadiri empat orang saja," ungkap Galang. (Yusland)

No comments

Powered by Blogger.