Header Ads


Menjadi NU Menjadi Indonesia

Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari Pendiri Jamiyyah NU (Foto: Istimewa)
Oleh : Nun Alqolam

NU secara paham keagamaan adalah benar, dan secara siyasah juga benar. Pembelaan NU terhadap Indonesia bukan karena pencitraan dan kepentingan. NU membela Indonesia karena sadar bahwa Indonesia adalah rumahnya sendiri. Jadi pembelaan NU terhadap Indonesia adalah tulus, karena rumah Indonesia adalah sajadah dalam meraih ridha Allah SWT.

Dari masa kolonial sampai era milenial saat ini, pembelaan NU terhadap Indonesia takkan berubah, sampai tercetus jargon, "Hubbul Wathon Minal Iman", cinta tanah ar sebagian dari iman.

Nasionalisme (cinta tanah air) NU sudah teruji. Dan perlu dipahami bahwa nasionalisme NU ini beda dengan nasionalisme ala Timur Tengah yang gersang dengan nuansa religius. Artinya membaca nasionalisme di Indonesia tidak bisa berkiblat pada nasionalisme Arab. Karena di sana nasionalisme berseberangan dengan Islam. Nasionalisme vis a vis dengan Islam. Seorang nasionalis dipastikan anti islam dan sebaliknya seorang Islamis pasti anti nasionalis.

Namun hal itu tidak terjadi di Indonesia. Nasionalis di Indonesia adalah nasionalis religius, yang mana konsep itu ditelorkan oleh Hadratssyeikh KH Hasyim Asyari. Konsep nasionalisme religius "made in" Indonesia ini tidak dikenal di jazirah Timur Tengah. Hanya Hadratussyeikhlah yang berhasil mengawinkan antara Islam dan nasionalisme, nasionalisme dengan Islam dengan smooth.

Jangan ditanya, kecintaan NU terhadap Indonesia, sehingga benar apa yang dikatakan KH Muchid Muzadi, kakak kandung Ketum PBNU KH Hasyim Muzadi dalam bukunya bahwa menjadi NU itu menjadi Indonesia. NU lah yang konsisten mempertahankan Indonesia dari rongrongan penjajah, komunis, DI/TII, teroris dan khilafah ala HTI.

Menjadi NU otomatis menjadi Indonesia, dan harusnya orang Indonesia itu berNU. NU adalah ormas nasionalis religius, religius yang nasionalis. Ini untuk membedakan dengan ormas yang religius puritan yang anti nasionalisme.


source ; www.hwmi.or.id

No comments

Powered by Blogger.