Header Ads


Prof. Dr. Hasan Abas Nusi, Sekilas Kenangan dan Jasa untuk Gorontalo



KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) & Prof Dr. H. Hasan Abas Nusi,MM (Foto Ali M)


Ali Mobiliu


Ketika dipercaya sebagai Penjabat Bupati Gorontalo tahun 1972, Hasan Abas Nusi di hadapan Menteri Perhubungan RI Frans Seda, yang kebetulan melakukan kunjungan kerja ke Gorontalo, langsung mengambil kesempatan untuk  mengusulkan perubahan nama Bandara Tolotio Isimu, menjadi Lapangan Udara Djalaludin Tantu.

Ternyata usulan Bapak Hasan Abas Nusi ketika itu, mendapat tanggapan positif dari Menteri Perhubungan. Buktinya, hanya seminggu kemudian, keluarlah Surat Keputusan dari Menteri Perhubungan tentang perubahan lapangan Tolotio menjadi Bandar Udara Djalaludin Tantu.

Selain itu, dari sekian banyak jasa mendiang Hasan Abas untuk Gorontalo, salah satu yang patut dikenang adalah,  saat perjuangan Pembentukan Provinsi Gorontalo, beliau rela dan ikhlas kehilangan jabatannya sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara, yang penting Gorontalo menjadi sebuah Provinsi.

Demikian pula, setelah Undang-Undang No. 38 tahun 2000 sudah disetujui oleh DPR, namun ada kekhawatiran, bahwa apa yang sudah diperjuangkan oleh para aktifis Gorontalo yang tergabung dalam Presnas  pembentukan Provinsi Gorontalo yang diketuai oleh Dr. Nelson  Pomalingo,  akan menemui persoalan baru. Hal itu dipicu oleh adanya ketentuan baru yang disetujui oleh DPR RI, bahwa persyaratan suatu daerah menjadi sebuah provinsi harus memiliki 5 daerah tingkat II.

Mendengar berita tersebut, Prof. Hasan Abas Nusi dan Prof. Jhon Wumu, segera menghadap Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Istana Negara dan menyampaikan perihal berita tersebut. Bersyukur, saat itu juga (22 Desember 2000), Presiden langsung menelpon Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Surjadi Sudirdja agar Undang-Undang Pembentukan Provinsi Gorontalo segera dibawa untuk ditandatangani.

“Undang-Undang Pembentukan Provinsi Gorontalo segera dibawa kesini, saya tanda tangani” demikian Gus Dur menelpon Menteri Surjadi Sudirdja.

Dengan ditandatangani Undang-Undang Pemekaran Provinsi Gorontalo oleh Presiden Gus Dur ketika itu, maka selesai sudah perjuangan pembentukan Provinsi Gorontalo yang ditanda tangani di hadapan Hasan Abas Nusi dan Prof. Jhon Wumu yang keduanya merupakan sahabat karib Presiden Gus Dur.

Kedekatan Hasan Abas Nusi dengan  Presiden Gus Dur, memang sudah berlangsung lama, yakni setelah ia dipercaya memimpin NU di Provinsi Sulawesi Utara.  Saking dekatnya, sebanyak 3 kali berkunjung ke Gorontalo, Gus Dur menginap di kediaman Hasan Abas Nusi dan pernah pula datang berkunjung dan menginap di rumah beliau  di Kleak Manado. Selamat Jalan Sang Guru Zaman, Semoga Jasa dan Pengabdianmu menjadi amalan jariahmu. Aamiin.

(Editor Buku, Hasan Abas Nusi, Inspirasi dan Pengalaman Sang Guru Zaman yang ditulis Rusman, S.Pd, 2014)

No comments

Powered by Blogger.