-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PBNU Minta Pemerintah Tutup Akun dan Media Online Wahabi

Sunday, February 28, 2021 | February 28, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-01T06:29:48Z


Ketum PBNU KH. Said Aqil Siradj (foto Istimewa)


NUlondalo.Online, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj menyoroti pemerintah agar menutup seluruh akun atau media online milik kelompok Wahabi.


Hal ini disampaikan KH. Aqil Siradj saat memberikan sambutan pada acara Harlah ke-98 PBNU sekaligus peluncuran NU Mobile dan Televisi NU Channel, Sabtu,  (27/2/21).


"Itu media online kelompok wahabi di tutup ajah lah, jangan khawatir Pak di Quran ada," Ucap Aqil dalam sambutannya melalui akun Youtube NU Channel.


Seperti dilansir cnnindonesia.com, KH. Aqil Siradj menjelaskan, bahwa polusi dan hoax kerap membanjiri kehidupan masyarakat. Sehingga Ia berharap agar masyarakat tak mudah percaya dengan berita, melakukan cek-ricek terlebih dahulu sesuai anjuran Alquran. 


"Jika mudah percaya, maka akan menyesal dan terpuruk dalam kebodohan bahkan kegaduhan, orang yang bikin gaduh di media sosial hari ini tak ada bedanya dengan orang yang bikin gaduh di zaman Nabi Muhammad," Tutupnya



Tak hanya itu, KH. Aqil Siradj juga meminta agar Kemenkominfo harus lebib tegas untuk menutup akun media sosial dan media online yang menyebarkan radikalisme.


"Pak menteri tegas ajah lah, oh koe sing (kamu yang) menyebarkan hoaks, yang sering adu domba, makar, radikalisme, terorisme tutup ajah, NU dukung," tutupnya. 


Redaksi



×
Berita Terbaru Update