ISNU Boalemo Dukung Polri Tumpas Teroris dan Aliran Dana - Nulondalo Online : Kabar Nahdliyyin Gorontalo

Top Ads


 

More News

logoblog

ISNU Boalemo Dukung Polri Tumpas Teroris dan Aliran Dana

Sunday, April 4, 2021


Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Boalemo, Rico Djaini (Foto: Istimewa) 


NUlondalo.Online, Kabupaten Boalemo - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Kota Makassar, Sulsel pada Minggu (28/03/2021) kemarin menjadi perhatian publik. Perilaku yang mencederai rasa kemanusiaan itu mendapat kecaman dari sejumlah pihak, termasuk Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Boalemo


Rico Djaini, Ketua ISNU kepada redaksi NUlondalo.Online menyampaikan, mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulsel. Menurutnya aksi keji yang dilakukan dua orang bomber tersebut menciderai toleransi di Makassar. 


"Mestinya aksi ini tidak terjadi, mengingat negara ini ditimpa pandemi covid-19. Mewakili ISNU di Kabupaten Boalemo, saya mengutuk keras kebiadaban ini", katanya


Sejauh ini Polri sedang berupaya menelusuri jejak pelaku beserta jejaring yang terlibat dalam aksi tersebut. Aparat lanjut Rico, dapat mengusut tuntas dalang dibalik bom bunuh diri tersebut.


"Saya menghimbau kepada seluruh elemen untuk bersama-sama membasmi tindak terorisme sampai ke akar-akarnya dan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan", tukas Rico


Lebih lanjut, Anggota DPRD Kabupaten Boalemo ini menyampaikan, bahwa semua elemen harus dukung penuh Polri untuk menertibkan kelompok-kelompok radikal di lembaga-lembaga zakat dan infaq.


Tak hanya itu, penertiban kotak amal yang dimotori kelompok radikal harus lebih diperluas ke seluruh pelosok Desa. Masyarakat yang hendak beramal, sebaiknya menyalurkan pada lembaga yang kredibel dan terpercaya.


"Ini untuk menghindari kamuflase kelompok teroris yang mencari pendanaan lewat kotak-kotak amal tidak jelas," ujarnya.


"ISNU mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya bagi para korban meninggal akibat bom ini. Kita yakin seyakin-yakinnya bahwa tindakan teroris dengan bom bunuh diri ini adalah terlaknat, haram, dan dosa besar dalam pandangan Allah, Tuhan Yang Maha Esa" tutupnya


Kontributor: Zulkifli Yusuf