-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ini Pesan Instruktur Nasional Banser Pada Pembukaan DTD dan Bagana di Pohuwato

Friday, May 28, 2021 | May 28, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-05-30T15:23:43Z

Instruktur Nasional Banser Ahmad Syafii saat memberikan sambutan pada Pembukaan DTD dan Diklatsus Bagana di Desa Banuroja Kecamatan Randangan. (Foto: Dok. Banser Pohuwato)


NUlondalo.Online, Pohuwato - Instruktur Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Ahmad Syafii, menyatakan kondisi Nahdlatul Ulama (NU) dalam 20 tahun ke depan, tergantung GP Ansor saat ini.


Dijelaskannya, Banser merupakan garda terdepan dari organisasi NU. Maka yang pertama kali dipertahankan adalah merevitalisasi nilai dan tradisi ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah-tengah masyarakat.


"Sampai sekarang ini, banyak yang sudah terlupakan. Kampung-kampung dulu itu, ada ngaji Qur'an di Mushola mushola, ada tahlilan, Barzanji, serta silaturahim di rumahnya para Kyai, para sesepuh," kata Ahmad saat Pembukaan DTD dan Diklatsus Bagana GP Ansor Pohuwato di Desa Banuroja Kecamatan Randangan, Kamis (27/05).


Ia mempertanyakan, sekarang masih adakah seperti itu, apa sudah berubah di warung kopi? Tradisi tadi itu, kata dia, dulunya kental sekali. Itu yang bisa menjadikan organisasi bertahan sampai sekian tahun ini.


"Di samping kaderisasi, GP Ansor Pohuwato harus membuat pengkajian. lihat saja, akan jadi apa, bagaimana 20 tahun kedepan organisasi NU ini, masih ada atau tidak. Sehingga mengapa ini saya sampaikan, ini penting," jelasnya.


Selain itu, ia juga mengungkap GP Ansor Pohuwato punya Pekerjaan Rumah (PR) yang besar, termasuk dalam mendistribusikan kader-kadernya yang berpotensi, ini harus diperhitungkan.


"Jadi, kader-kader kita yang punya potensi di bidangnya, harus didistribusikan. Jangan sampai ini dibiarkan. Kalau memang ahlinya di bidang pertanian, taruh dia di situ. Sehingga kader-kader kita yang memang betul-betul punya potensi ini, bisa tersalurkan sesuai dengan kemampuannya," tuturnya.


Di akhir sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergitas bersama TNI dan POLRI dalam menjaga keutuhan NKRI.


"Dengan seluruh elemen bangsa ini, dengan kekuatan bangsa ini, Banser-Ansor harus bisa bekerja sama, saling membahu, tolong-menolong," imbuhnya.


Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pohuwato H. Daiman Ali, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GP Ansor Pohuwato atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


"Kami atas nama pengurus cabang, salut dan bangga kepada Sahabat-sahabat yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan seperti ini," kata H. Daiman dalam sambutannya.


Ia berharap yang hadir (peserta) di pembukaan itu, Insya Allah itu juga yang hadir sampai penutupan. Karena biasanya, ini yang ikut pembukaan 50 orang, sampai di akhir itu, ada yang kabur, ada yang lari.


"Tapi saya yakin, saya optimis Insya' Allah anak muda (peserta) yang tangguh tidak seperti itu. Kalian bersyukur, di antara sekian banyak anak muda, kalian berdiri dan diberikan kesempatan untuk bisa menikmati pelatihan-pelatihan sistem kaderisasi Banser," pungkasnya.


Kontributor: Yusran Laindi


×
Berita Terbaru Update