-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

NU Gorontalo Menggelar MKNU Angkatan 302

Friday, June 25, 2021 | June 25, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-07-26T16:08:28Z

 

Suasana kegiatan MKNU yang dilaksanakan di asrama haji provinsi Gorontalo. (Foto : fadil) 


NUlondalo.Online, Kota Gorontalo - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) bersama Muslimat NU dan Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO) menggelar Madrasah Kader NU (MKNU) angkatan 302, di Asrama Haji Provinsi Gorontalo, Sabtu (26/6/2021). 


Agenda tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim serta Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Parawansyah secara virtual.  


Pada kegiatan tersebut juga digelar pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Gorontalo. 


Ketua PP Muslimat NU, Khofifah Prawansya, dalam sambutannya mengatakan bahwa MKNU merupakan proses keberseiringan untuk dunia dan akhiraat kelak.


"Kita melakukan kegiatan ini, menjadi keberseringinan kehidupan di dunia dan di akhirat. Artinya jangan memisahkan urusan dunia dan akhirat," ucapnya. 


Khofifah mengatakan, saat ini dunia semakin canggih, dan keberadaan sains dan teknologi sudah mengiringi kehidupan manusia. Olehnya di era teknonlogi ini, manusia juga bisa melakukan keberseiringan. 


Sementara itu, Ketua PW NU Provinsi Gorontalo, Dr. Zulkarnain Suleman mengatakan, saat ini NU memperbanyak kesempatan untuk madrasah kader. Ia merasa haru dan bangga ketika berbagai kalangan menghubunginya untuk ikut MKNU ini. 


"Kami mohon maaf kepada warga Nahdliyin, karena yang tersedia hanya 200 seat. Ini menunjukan, warga Nahdliyin betul-betul dalam ber NU," ucapnya 


Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim menyampaikan sambutannya, dan mengucapkan selamat kepada pengurus PW Muslimat NU Provinsi Gorontalo yang telah dilantik dengan resmi, dan juga mendoakan suksesi kegiatan MKNU. 


Kata dia, bagi satu organisasi, pelantikan itu adalah satu keharusan. Sebagaimana tercantum dalam AD/ART organisasi. Tapi paling penting bukan seremoni, tapi bagaimna rencana aksi dan hasil kedepan. 


"Untuk itu saya mengharapkan kepada PW Muslimat NU, setelah dilantik, melakukan konsolidasi organisasi, kemudian konkritkan program yang benar-benar menyentuh muslimat NU dan masyarakat Gorontalo," ungkapnya. 


Terkait MKNU, ungkapnya, adalah salah satu bentuk pelatihan kader. Tujuannya agar kader menjadi berkualitas, skaligus menjadi wagah peningkatan kwalitas organisasi berdasarkan Aswaja. 


"Yang saya harapkan, tidak hanya otaknya yang berkwalitas, tapi kader NU di Gorontalo supaya lebih militan lagi," imbuhnya.


Kontributor : Fadil Hadju

×
Berita Terbaru Update