PMII Gorontalo: Demo itu urusan Mahasiswa, Bukan urusan Gubernur

Demo belasan Kader PMII di Kantor Gubernur Gorontalo beberapa hari lalu (Foto: Fadhil)


NUlondalo.Online, Gorontalo -Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Kota Gorontalo menilai jika Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengancam pimpin demo karena insentif tenaga kesehatan tidak di cairkan, maka demo tersebut hanya menambah urusan


"Demo urusan mahasiswa dan rakyat, bukan urusan Gubernur. Banyak urusan yang harus diurus Gubernur ya, bukan soal insentif nakes saja, tapi juga memastikan pelayanan adminstrasi warganya", tandas Rifaldi Happy Ketum PC PMII Kota Gorontalo, melalui pesan singkat kepada redaksi, Selasa (27/7/2021)


Pernyataan Gubernur Rusli pun dinilai hanya memperburuk situasi, bukan mencari solusi terkat insentif Nakes yang belum dicairkan disejumlah kabupaten/kota. Bahkan Rusli pun akan menyurat langsung ke pusat untuk diminta evaluasi anggaran


"Pak Rusli terlihat tembang pilih urus covid-19. Nakes diperjuangkan ketimbang pelayanan publik untuk masyarakat. Pemberlakuan sertifakat vaksin untuk pengurusan administrasi warga juga ia harus perjuangkan. Masyarakat itu butuh perhatian juga. Sudah dilarang berjualan, urus administrasi dibuat susah", kata Rifaldi


Lebih lanjut, orang nomor satu di PMII Kota Gorontalo ini mengatakan, Pemerintah belum mampu memanfaatkan digitalisasi untuk mengurus pemerintahan. Terbukti kata ia, Gubernur banyak melakukan kunjungan ke berbagai kabupaten/kota. 


"Biaya kunjungan itu mestinya ia sisihkan untuk membantu Nakes dan memanfaatkan digitalisasi untuk kerja-kerja pemerintahan, bukan berkoar-koar ancam demo. Urusan demo itu wilayah mahasiswa dan rakyat, bukan urusan Gubernur", paparnya


Padahal kata Rifaldy, Insentif dan THR Nakes sudah dipenuhi Pemkot Gorontalo. Hanya saja kata dia, Insentif dari Kemenkes belum saja cair. 


"Jangan sampai ketika pak Gubernur pimpin demo nanti tidak dibubarkan polisi, seperti kami kemarin malah dibubarkan paksa. Tapi mana berani polisi bubarkan demo Gubernur Rusli itu?", tulis Rifaldy 


Dilansir dari sejumlah media lokal, Gubernur Gorontalo Rusli Habibe mengancam akan pimpin demo ketika insentif nakes tidak dicairkan. Bahkan meminta nakes mogok


"Bagi kami (PMII), pernyataan pak Gubernur ini keliru. Mestinya ia harus cari solusi, bukan memperkeruh situasi. Kalau nakes mogok, lalu siapa yang tangani pasien covid-19?", tutup orang nomor satu di PMII Kota ini


Kontributor : Fadhil

Editor : Djemi









nulondalo online

Media yang dihidupi & dikembangkan oleh Jaringan Anak Muda NU Gorontalo

Lebih baru Lebih lama