-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mo'ulindtapo dan Hoaks

Friday, September 3, 2021 | September 03, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-03T09:18:47Z

 

Ali Mobiliu (Foto FB Pribadi)


Orang Gorontalo sejatinya tidak begitu saja percaya dengan berbagai berita atau informasi yang bertebaran di mana-mana. Hal itu tercermin dari istilah "Mo'ulindtapo" yang telah diwariskan oleh leluhur Gorontalo. 


Mo'ulindtapo artinya cerdas yang berasal dari kata "Mondtapo" yakni makanan yang sudah dikunyah dengan halus sebelum ditelan. Di kalangan masyarakat Gorontalo zaman dulu, ketika seseorang menyampaikan suatu berita atau informasi biasanya orang tua dulu tidak begitu saja percaya dan menelan mentah-mentah apa yang dikatakan, tapi dikonfirmasi dan dianalisis terlebih dahulu untuk "mopo'opatato" (memperjelas), salah satunya seperti dalam kalimat  "Delo Mondtapo uhepolelemu butiye" sembari menatap mata sang pemberi informasi.  Dari tatapan mata dan gestur tubuh seseorang itulah dapat terlihat jelas, apakah orang itu berbohong atau tidak. 


Dalam perspektif orang Gorontalo, bahwa setiap berita atau informasi yang masuk harus "dikunyah" atau dianalisis, dicerna dan dikonfirmasi sebelum "ditelan" (dipercaya) 100 persen. Itulah potret orang cerdas yang mampu merespon berbagai hal dengan kekuatan nalar dan nurani sebagai acuan dalam mengambil sikap.


Dalam konteks kekinian istilah "mo'ulindtapo" masih sangat relevan bahkan sangat penting dimaknai oleh orang Gorontalo. Apalagi di era  saat ini, di mana media sosial (Medsos) seperti facebook, twiiter dan lainnya yang sudah sangat masif menjadi wahana informasi bagi masyarakat. Itu artinya, orang Gorontalo bukanlah tatanan masyarakat yang mudah termakan  oleh berita bohong (hoaks) yang tidak jelas asal-usulnya.


Oleh : Ali Mobiliu

×
Berita Terbaru Update