Mengingat Amanah Muktamar, Rais Aam PBNU Mundur dari Ketum MUI

 

KH. Miftachul Akhyar (Rais Aam PBNU)


NUlondalo.Online, Jakarta - Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pernyataan tersebut disampaikan Kiai Miftah saat pengarahan dalam rapat Gabungan Syuriah dan Tanfidziah PBNU, Parung Bogor, Rabu (9/3/2021).

"Di saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34 NU menyetujui penetapan saya sebagai Rais Aam, ada usulan agar saya tidak merangkap jabatan. Saya langsung menjawab sami'na wa atha'na (kami dengarkan dan kami patuhi). Jawaban itu bukan karena ada usulan tersebut, apalagi tekanan," ujar Kiai Miftah, dikutip dari NU Online.

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur 2007-2015 itu lalu menceritakan proses pemilihan dirinya menjadi Ketua Umum MUI pada akhir November 2020 lalu. Hampir dua tahun sebelumnya, kata Kiai Miftah, dirinya dirayu dan diyakinkan untuk bersedia jadi Ketua Umum MUI.

"Semula saya keberatan, tapi kemudian saya takut menjadi orang pertama yang berbuat 'bid'ah' di dalam NU. Karena selama ini Rais Aam PBNU selalu menjabat Ketua Umum MUI," jelasnya. 

nulondalo online

Media yang dihidupi & dikembangkan oleh Jaringan Anak Muda NU Gorontalo

Lebih baru Lebih lama