Banyaknya Pekerjaan di NU, Ketum PBNU: Kita Butuh Pengurus NU yang Bermutu

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat meberikan pidato di acara silaturahim bersama yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Pasuruan/ Foto Nahdlatul Ulama Page

NUlondalo.Online, Nasional - Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pasuruan kemarin, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa menjadi pengurus NU diberbagai level tingkatan, harus benar-benar bekerja.

“Jadi, nalarnya kita semua ini menjadi pengurus karena mau bekerja,” katanya saat menyampaikan pidato di acara Silaturrahim bersama Ketum PBNU yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Pasuruan, dikutip dari laman NU Online, Minggu (22/5/2022).

Menurut Gus Yahya sapaan akrabnya, bahwa alasan ini jelas untuk menghindari orang-orang yang hanya ingin memiliki kepentingan pribadi dan hanya numpang nama dalam struktur PBNU.

“Itulah sebabnya, saya bersama Rais ‘Aam dan para anggota formatur menyusun kepengurusan, kami memilih orang-orang yang memang ingin bekerja di (dalam) PBNU,” terang Gus Yahya.

“Dan kami berusaha sebisa mungkin menghindari orang-orang yang mau nitip nama di NU untuk cari kerjaan di tempat lain,” sambungnya menegaskan.

Selain itu, kata Gus Yahya, bahwa kepengurusan PBNU hingga level ranting dapat memaksimalkan khidmatnya kepada pekumpulan NU.

“Itu juga menjadi alasan kita semua dari PBNU sampai ke ranting untuk jadi pengurus, supaya kita ini mendapat bagian pekerjaan di dalam Jam’iyah NU,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang ini.

Adapun beberapa pekerjaan yang dimaksud Gus Yahya di antaranya meliputi kerjasama-kerjasama dengan instansi pemerintah, pihak swasta, hingga luar negeri.

Saat ini, banyak pekerjaan yang harus dikerjakan NU, dan Gus Yahya berharap pengurus NU dari ranting hingga pengurus besar memaksimalkan potensi dan kemampuan untuk berkhidmat.

“Secara tatanan kita perlu orang-orang yang kualitasnya memenuhi kebutuhan. Pekerjaan ini menuntut manajemen yang baik dan personalia yang memenuhi kapasitas,” terangnya.

“Kalau pekerjaan yang berat tapi personalianya nggak bermutu ya enggak akan jalan,” imbuh Gus Yahya.

Lebih baru Lebih lama