Dukung hasil Forum Alim Ulama: Ansor Kota, Kami Harga Mati Kiai Rasyid Kamaru

 

Ketua PC GP Ansor Kota Gorontalo Niki Iriandi Ilanunu / Foto istimewah

NUlondalo.Online, Gorontalo - Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Gorontalo turut ikut mendukung hasil forum alim ulama NU Gorontalo yang digelar pada pekan lalu, Rabu (18/5/2022)

"Secara tegas ya, kami menyampaikan selain sepakat dengan hasil keputusan para kiai, kami juga menyampaikan dukungan kepada Kiai Kami KH Abdul Rasyid Kamaru adalah harga mati Ketua Tanfidziah PWNU Gorontalo ke depan", kata Ketua PC GP Ansor Niki Iriandi Ilanunu melalui pesan singkat yang diterima redaksi.

Dukungan ini merupakan panggilan moril dan wujud kecintaan kepada Kiai/Ulama sebagai al-u'lama warosatul an'biya (pewaris nabi), yang khidmatnya kepada ummat tidak perlu diragukan. 

"Jika ada yang ingin menghalangi pewaris nabi dalam konferwil NU nanti, itu berarti ia bukan orang NU. Dan bisa jadi ia adalah orang NU yang hanya ingin mencari keuntungan dalam organisasi ulama. Kalau ia tahu adab ber-NU, maka ia wajib mendukung. Bukan malah mencela!", tegas Niki.

Menurutnya, hasil resolusi alim ulama NU wajib diamini dan dilaksanakan oleh kalangan yang mendaku sebagai warga Nahdliyin. Sebab, kata Niki, rumusan ini disusun oleh para alim ulama yang punya kapasitas keilmuan dan adab yang tinggi.

"Jika ada yang protes, saya kira itu hal yang biasa saja. Karena kadang hal yang baik itu dihalangi oleh orang-orang yang tidak baik. Rumusnya begitu. Bagi yang ingin kritik, silahkan saja. Tapi dengan cara-cara beradab, sebagaimana adab seorang santri kepada kiai/ulama", paparnya.

Lebih lanjut, ia juga memastikan jangan sampai ada orang-orang yang memancing kegaduhan. Karena ada informasi, oknum-oknum tertentu sedang ingin memberi penilaian sepihak atas forum alim ulama tersebut.

"Jangan coba-coba memancing emosi GP Ansor. Karena tugas ansor yang utama adalah membela ulama sebagai pewaris Nabi", tutupnya. 

Sebelumnya, dukungan hasil forum alim ulama tersebut datang dari Pimpinan GP Ansor Pohuwato dan Boalemo. Bahkan dua cabang ini siap pasang badan untuk mengawal aspirasi para alim ulama gorontalo tersebut. 

Lebih baru Lebih lama