Ziarahi Makam Para Aulia Gorontalo, Kiai Masduki Ajak Warga NU Lestarikan Tradisi


Pengasuh PP Sirojuth Tholibin Kiai Ahmad Masduki Al-Jabalani memimpin doa di makam Syekh Aburrahman (Sultan Amai) di Kelurahan Baiu, Kota Selatan, Rabu (18/5/2022)

NUlondalo.Online, Gorontalo - Setiap tahun tradisi menziarahi makam para aulia di Gorontalo terus dipertahankan Pengurus Pondok Pesantren Sirojut tholibin Kabupaten Gorontalo. Ratusan santri dan Kyai Pondok Pesantren  tersebut berkeliling ziarah  di 6 makam aulia, Selasa (17/5/2022).

Agenda bertajuk wisata religi itu diawali dengan mengujungi makam aulia Bapu Pelehu di Kecamatan Paguyaman, Makam Tokoh Adat AW. Lihu di Saripi, Aulia Ju Panggola (Syekh Ali Abdurrahman Bin Abubakar Alhasani) Dembe Kota Barat, makam Syekh Abdul Jalil (Ta’ilayabe), Syekh Abdurrahman (Sultan Amay) di Biau dan makam Bapu Ta Bala-bala di Luwo’o.



Pengasuh PP Sirojuth tholibin Kabupaten Gorontalo Kiai Ahmad Masduki Al-Jabalani menjelaskan, bahwa agenda yang sudah dimulai sejak 2012 ini bertujuan memperkenalkan tradisi kepada para santri dan santriwati di lingkungan pondok pesantren.

“Salah satu agenda ini tak lain bertujuan mendidik anak-anak santri dan santriwati untuk tetap melestarikan budaya kita bersama”, ujarnya.

Lebih lanjut, Kiai Masduki juga menjelaskan sebagai warga Nahdlatul Ulama, ziarah ke makam para aulia ini adalah upaya mendekatkan diri (tabbaruk) kepada orang yang semasa hidupnya diberkahi Allah Swt.



Selain itu, kata ia,  ziarah ini adalah wujud mendekatkan diri kepada orang-orang yang dekat dengan Allah Swt secara fisik (Taqqarub), serta bertawasul kepada Allah Swt melalui perantara para aulia agar hajatan yang selama ini dan akan dilakukan nanti diberkahi.

Ia menilai, tradisi ini mulai ditinggalkan. Terdapat beberapa makam yang tidak terawat, bahkan jarang dikunjungi.

“Ada  satu dua orang yang datang tapi niatan-niatan mereka tidak sesuai dengan syariat. Minimal Jika kita paham dan sering menziarahi, minimal makamnya terawat, kedua orang yang datang dengan niat yang tidak benar itu, tujuannya tidak terlaksana”, paparnya.

Ratusan peziarah tersebut dikawal Banser NU Kabupaten Gorontalo.


Lebih baru Lebih lama