Ini Pesan Ketua Pagar Nusa Usai Pembaiatan Santriwan dan Santriwati di Denpasar Bali

Pemotongan tumpeng usai pelaksanaan pembaiatan santriwan dan santriwati calon anggota PSNU Denpasar, Bali


NUlondalo.Online, Bali - Puluhan santriwan dan santriwati di Denpasar Bali ikut pembaiatan santri baru Pencak Silat Nahdlatul Ulama (Pagar Nusa), Kamis (09/06/2022) bertempat di Sekretariat PCNU Kota Denpasar, Jl. A. Yani, Perum Ayani Regency Kav IV.

Pembaiatan 13 santriwan dan santriwati itu dihadiri langsung jajaran PW Pagar Nusa Provinsi Bali, Ketua Pagar Nusa Kota Denpasar, Misbahul Munir, S.IP, Jajaran PSNU Kota Denpasar dan orang tua santriwan dan santriwati.  



Dalam sambutannya, Misbahul Munir menekankan, bahwa pentingnya adab dan akhlaq bagi calon santri Pagar Nusa. "Sebagai Banom di NU, kata Misbahul, Pagar Nusa secara otomatis membawa nama Nahdlatul Ulama, yang merupakan organisasi kemasyarakat terbesar di Nusantara, bahkan dunia", paparnya.

Lebih lanjut, Mas Paul sapaan akrabnya, berpesan untuk tetap menjaga ukhuwah sebagaimana konsep "ukhuwah an-nahdliyah". 

"Ukhuwah islamiyyah (persaudaraan sesam umat islam), ukhuwah wathoniyah (persaudaraan se-bangsa dan se- tanah air), dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia)", tutupnya.



Kegiatan pembaiatan santriwan santriwati dilaksanakan secara adat dan tradisi nusantara,  diantaranya; pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur sebagai simbol penyeimbang alam semesta. Tradisi ini juga sebagai lambang penghargaan kemakmuran, kebersamaa, serta moral yang luhur.

Hal tersebut merupakan wujud dari harapan dan makna yang terkandung dalam pemotongan tumpeng ini. Sehingga melahirkan generasi muda yang unggul untuk bangsa dan negara.

Selanjutnya ada proses penyiraman kembang yang mempunyai nilai filosofis yang dalam, yakni keharuman, keharmonisan, dan cinta kasih.

Keharuman, diharapkan Santri Pagar Nusa dapat mengharumkan organisasi, bangsa, dan negaranya.

Keharmonisan Cinta Kasih. diharapkan seluruh Santri Pagar Nusa memiliki kebersamaan dan keharmonisan untuk mencapai misi yang diinginkan semua serta dapat menjadi saudara, menjadi keluarga, Pagar Nusa.*

Konributor : Ardiansyah

Lebih baru Lebih lama