KH Abdul Rasyid Kamaru: Temu 100 Tokoh Alim Ulama Menentukan Nasib NU ke depan


Ketua Forum Alim Ulama NU Gorontalo KH. Abdul Rasyid Kamaru /Foto Istimewah


NUlondalo.Online, Gorontalo - Ketua Forum Alim Ulama NU Gorontalo, KH. Abdul Rasyid Kamaru dalam sambutannya mengatakan, bahwa Temu 100 Tokoh Alim Ulama NU se-Gorontalo ini bertujuan menyambung tali silaturahim. 

Selain silaturahim, kata Qadhi di Kota Gorontalo itu, forum ini juga bertujuan untuk bermusyawarah dan memikirkan nasib organisasi para ulama di Gorontalo. 

"Agenda ini bertujuan untuk saling silaturahim dan bermusyawarah untuk memikirkan nasib NU ke depan", katanya saat memberi sambutan pada temu 100 tokoh alim ulama NU se Gorontalo bertempat di Asrama Haji, Sabtu (18/6/2022). 

Sebelumnya, juru bicara Forum Alim Ulama NU Gorontalo KH Abdullah Aniq Nawawi dalam pengantarnya mengawali forum tersebut menyampaikan, bahwa poin-poin resolusi Nahdlatul Ulama yang lahir dari pertemuan kiai-kiai kultur pada 18 - 19 Mei kemarin bertujuan mengokohkan jamiyyah NU.

“Atas dasar itu kami menyadari, di tanggal 18 dan 19 belum semua tokoh NU hadir dan mengetahui hasil resolusi alim ulama kemarin. Oleh karena itu kami ingin bersilaturahim dengan tokoh-tokoh NU yang tersebar di seluruh provinsi Gorontalo”, katanya 

Lebih lanjut, mantan Ketua PCINU Maroko itu menyampaikan, bahwa forum Ini adalah usaha untuk berbagi gagasan, dan ide-ide yang dimiliki untuk membangun  NU secara khusus dan islam secara umum. Gagasan  ini, kata ia,  akan dibawa dan  dikawal dengan gerakan islah yang produktif. 

“Kami merasa kiai-kiai kultur yang hadir inilah yang memiliki NU sebenarnya. Pemilik sesungguhnya NU yang langsung merasakan nafas dan mencium keringat warga nahdliyin di pelosok-pelosok adalah yang hadir di tempat ini”, paparnya. 

Forum Alim Ulama NU ini, kata Gus Aniq sapaan akrab, sangat menghormati eksistensi kehadiran para kiai-kiai, termasuk kiprah perjuangan yang telah dilakukan selama puluhan bahkan mungkin ada yang sudah melakukan beberapa dekade patut diapresiasi.

"Kami sangat hormati dan apresiasi, tapi tidak ada salahnya kita berkumpul disini, berbagi, islah dan kita saling kenal itu yang sangat penting", tutup Pengasuh PP Salafiyah Syafiiyah Kabupaten Pohuwato itu.

Hadir dalam agenda tersebut di antarannya, Rois Syuriah PCNU Kota Gorontalo KH. Burhanudin Umar, , Rois Syuriah PCNU Kabupaten terpilih, KH Ali Pakaya, Rois Syuriah PCNU Gorut, KH Imam Tune, Rois PCNU Kabupaten Pohuwato, KH Alim Mukmin dan KH Muhyiddin Zeny Pengajar di Pesantren Al Harakah An Nahdliyah.

Sementara itu, para Pimpinan Pondok Pesantren (PP) NU yang hadir saat itu diantaranya, Pengasuh PP Sirojuth Tholibin Sidomukti, Kiai Ahmad Masduki Al Jabalani, PP Alkhairaat Kota Gorontalo KH Muin Mooduto, PP Alkhairaat Tilamuta, Ust Sudarman Pusi, PP Sirojuth Tholibin Sukamakmur, Ustadz Muhammad Syahroni,  PP Darul Qur'an Kiai Sulis, PP Darul Madinah Kiai Zubair, PP Khairul Hikmah Ustadz Wily Hakim Lawani dan Pimpinan Yayasan PP Salafiyah Syafiiyah Pohuwato, Gus Zikyan Nawawi.


Lebih baru Lebih lama