Bagaimana Harusnya Laki-Laki Memperlakukan Wanita? Simak Caranya Menurut Islam

Ilustrasi/Foto: Tebuireng Online

NUlondalo.Online – “Mereka (perempuan) dihadiahkan, mereka diwariskan, mereka juga dijakdikan jaminan hutang. Dan diperlakukan sesuka hati laki-laki.”

Ungkapan itu dituturkan seorang akademisi dan tokoh perempuan muslim, Dr. Nur Rofiah. Ia membeberkan bagaimana ironisnya perempuan diperlakukan pada masa jahiliyah, yang sungguh tidak manusiawi sama sekali.

Sampai-sampai pada masa jahiliyah perempuan kerap dipertanyakan apakah dia ‘perempuan’ itu manusia atau bukan. Akibatnya, kala itu perempuan kerap mendapat perlakuan yang tidak manusiawi, dijadikan layaknya seperti harta benda.

Nur Rofiah menceritakan itu pada kanal youtube Aman Indonesia. Kata dia, banyak sekali muslim yang berpikir bahwa perempuan itu dituntut taat mutlak kepada laki-laki. Tentu saja ini pemikiran yang bertentangan dengan Islam. 

Seperti yang ditegaskan Allah Swt dalam QS Al-Hujurat ayat 13. Dalam ayat ini, lanjut Rofiah, Allah menegaskan bahwa perempuan itu adalah manusia, “wahai manusia kami ciptakan kalian terdiri dari laki-laki dan perempuan,” sehingga harus diperlakukan secara manusiawi.

Selanjutntya ayat ini menegaskan bahwa, perbedaan yang ada di antara manusia, suku, bangsa dan jenis kelamin itu, adalah untuk saling mengenal satu sama lain. 

Kemudian Allah menegaskan bahwa, suku, bangsa dan jenis kelamin itu tidak menentukan nilai seseorang di hadapan Allah, melainkan ketaqwaan atau iman dan amal perbuatan baiknya.

“Maka demikian pula seharusnya di hadapan manusia, menurut ayat ini, kita harus belajar bahwa laki-laki dan perempuan itu sama-sama manusia,” ucapnya.

Menurut ayat ini juga, tambah Rofiah bahwa, laki-laki dan perempuan itu sama-sama manusia. Maka keduanya harus memperlakukan satu sama lain secara manusiawi dan layak.

“Manusia tidak boleh saling menghamba satu sama lain, bahkan mereka harus kerja sama,” tutupnya

Lebih baru Lebih lama