Melihat Pameran Seni Rupa Sang Pemula di Riden Baruadi Galery

Salah satu pengunjung pada Pameran Seni di Riden Baruadi Galery/Foto: Vidya Ramadhani Abas


NUlondalo.Online, Gorontalo – Perupa Gorontalo (Tupalo) kembali menggelar pameran seni rupa sang pemula bertajuk “ditimoli” di Riden Baruadi Galery, Kamis 29 September – 9 Oktober 2022.

Secara harfiah ditimoli bermakna generasi penerus. Tajuk ini dipilih untuk memberikan spirit kepada generasi penerus dalam melanjutkan nafas seni rupa di Gorontalo.

Pameran Ditimoli ini telah dibuka sejak kamis, 29 september 2022, yang dihadiri oleh berbagai macam komunitas, pegiat seni, Alim Niode selaku budayawan, dosen, dan beberapa akademisi kampus.  

Alim Niode, budayawan Gorontalo yang turut hadir dalam pembukaan pameran ditimoli mengungkapkan banyak hal mengenai seni rupa dan kebudayaan Gorontalo. 


Pengunjung sedang melihat sebuah karya pameran di Riden Baruadi Galery/Foto: Vidya Ramadhani Abas

Alim menguraikan makna  Tupalo, yang menurutnya, merupakan kata kerja yang bermakna keluar menuju tempat yang lebih luas. Bagi Alim Niode, kata ini memiliki makna mendalam untuk mengusung misi kebudayaan dan seni di Gorontalo lebih dikenal luas. 

Selain itu, Alim Niode juga menguraikan makna ditimoli, yang dipilih sebagai tajuk pameran kali ini. Menurut Alim, ditimoli sebenarnya tidak ditulis satu kata, melainkan ditulis  pisah menjadi diti moli. Kata diti bermakna kecil atau kerdil, sedangkan moli bermakna lenyap atau hilang. 

Meski bermakna demikian, Alim Niode berharap, ditimoli menjadi ajang untuk melenyapkan kekerdilan perupa pemula Gorontalo menjadi  lebih matang dalam berproses berkesenian yakni menjadi dewasa, lahir, dan batin, dalam kepekaan berkesenian. 


Pengunjun saat melihat karya pameran di Riden Baruadi Galery/Foto:/Foto: Vidya Ramadhani Abas

Untuk itu, Alim Niode berharap, pameran ditimoli menjadi ajang untuk menancapkan fase perubahan melenyapkan kekerdilan tersebut. 

Mohammad Djufryhard, selaku direktur Riden Baruadi Galeri dalam sambutannya mengungkapkan, dia merasa sangat senang atas berbagai macam karya yang dipamerkan dalam gelaran ditimoli

Baginya, ini mengindikasikan bahwa seni rupa Gorontalo tetap terus hidup. Dia juga mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seniman, yang telah memilih Riden Baruadi Galery dipilih menjadi ruang berekspresi bagi para perupa Gorontalo. 

Djufri juga berharap, bagi perupa pemula Gorontalo untuk terus tetap semangat berkarya bukan hanya karena ada event pameran saja.

Kontributor: Zulfian Biahimo

Lebih baru Lebih lama